Himni Hot Line 021-80878876

Yusman Ziliwu, Ajak Warga Nias di Jawa Barat Aktif Berorganisasi

Yusman Ziliwu | Foto: Bidang Media, Informasi, Komunikasi dan Media DPP HIMNI / Rio

Yusman Ziliwu (Ama Rama) lahir di Desa Lasarasowu, Kecamatan Gunungsitoli Utara, pada 3 September 1962, sebagai bungsu dari 4 bersaudara, putra pasangan Taliami Ziliwu dan Ratisa Ziliwu yang berprofesi sebagai petani.

Menghabiskan masa kecil di kampung halaman, Ketua DPD HIMNI Provinsi Jawa Barat ini kemudian hijrah ke Medan untuk bersekolah di SLTP Riama (tamat 1980), lalu ke Cimahi, Jawa Barat untuk melanjutkan pendidikan di SLTA Pasundan 2.

Pada tahun 1983 dia menjadi prajurit TNI AD setelah menyelesaikan pendidikan Tamtama di Lendik Infanteri, Siantar, Sumatra Utara. Antara tahun 1991-1992, dia menempuh pendidikan Bintara di Lendik Infanteri, Bandung, Jawa Barat.

Setelah itu, sepanjang karir kemiliterannya, ada dua lagi pelatihan yang dia ikuti, yaitu Susba Intelpur (1996) di Lendik, Bogor, dan Susbatih (2002) di Lendik Bandung.

Sejak tahun 2014 s/d sekarang, Yusman menjadi Direktur CV Dinasti 611. Dia aktif pula di berbagai organisasi profesi dan kemasyarakatan. Selain di HIMNI, dia pernah menjabat Ketua Forum Komunikasi Angkutan Elf (2001-2015), pengurus DPC Organda Kabupaten Garut (2012-2017), serta Ketua DPC Martabe (2012-2014).

Yusman ingin mengajak masyarakat asal Kepulauan Nias dimanapun berada, khususnya di Provinsi Jawa Barat, agar dapat lebih terlibat dalam kegiatan kemasyarakatan, seperti di bidang sosial budaya dan politik. Itulah alasan ketika ditanya apa motivasinya bergabung dengan HIMNI.

“Namun hal ini bisa terlaksana apabila ada komitmen dari semua pengurus,” katanya.

Penerima penghargaan Satya Lencana 24 Tahun, Bintang Kartika Eka Pakci Nararya, dan Satya Lencana Seroja ini sekarang tinggal di Kampung Dano, Desa Cibodas, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Di sanalah, bersama istrinya, Nolis Rohaety, Yusman membesarkan ketiga anak mereka.

Anak sulungnya, Paramaarta Ziliwu, SH (28 tahun) kini bekerja sebagai pengacara. Anak keduanya, Fandru Gemi Nastiti Ziliwu, SKM bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan swasta. Sementara si bungsu Randy Samadaya Ziliwu (17 tahun) masih berstatus pelajar. ***

Post a comment